Jumat, 08 April 2016

Keputusan

Keputusan

            Sulit rasanya untuk mengambil sebuah keputusan apalagi keduanya adalah hal yang penting untuk diri kita. Rasa takut pun menghantui akan keputusan yang diambil, apakah keputusan kita itu yang terbaik atau tidak. Kita pun tak bisa untuk meprediksi dari keputusan yang kita ambil akan berdampak apa untuk kedepannya.
            Rasa sedih pasti ketika kita memutuskan sesuatu, rasa takut pasti ada. Namun satu hal yang harus kita yakini yaitu segala sesuatunya adalah dari Allah. Kita hanya bisa memutuskan dan mempertimbangkan tapi yang menentukan apakah kedepannya baik atau buruk itu adalah dari Allah. Pada suatu hari saya pernah belajar dari seseorang, ketika saya bertemu dengannya saya merasa kagum dengannya, dan beliau selalu bilang kepada kami (peserta) “jika kita ingin mengambil suatu keputusan dalam hidup kita maka ikuti lah kata hati mu karena kata hati ini lah yang akan mengikuti langkah yang akan kamu capai”.
            Saya pun sering merasakan hal yang terlalu sulit untuk memutuskan sesuatu. Kadang saya merasa khawatir jika keputusan yang saya ambil adalah suatu keputusan yang salah, dan akan berdampak buruk bagi kedepannya nanti. Namun, kadang saya pun harus memilih yang menurut kita terbaik. Saya pun kadang menangis ketika saya harus memutuskan sesuatu. Namun untuk meyakinkan keputusanku yaitu saya selalu berfikir jika itu keputusan yang saya ambil adalah suatu kesalahan maka mungkin itu bukan rezeki saya dan saya yakin Allah akan memberikan hal yang lebih dan jika itu adalah keputusan yang benar maka mungkin itu adalah jalan terbaik yang diberikan Allah kepada saya. Jadi dari segala sesuatu yang ada serahkan segala sesuatunya pada Allah karena pada hakikatnya  hanya Allah yang mengetahui mana yang terbaik untuk kita, karena yang terbaik menurut kita belum tentu yang terbaik menurut Allah.














\\\


Minggu, 13 Maret 2016

This is y short story

This is my short story


Tepat pada tanggal 29 Februari 2016  saya melakukan  perjalanan pulang menuju kampung halaman dengan  menggunakan fasilitas KAI. Sepanjang perjalanan saya hanya sendiri, kala itu saya hanya membaca lingkungan yang ada disekitar ku. Pada satu titik dimana mata ku tertuju padanya, ada satu kondisi yang membuatku terkesan pada mereka. Tepat sampingku ada sesosok keluarga kecil dan muda yang memiliki dua orang anak yang masih kecil, Anak pertama sekitar umur 2 tahun dan anak kedua sekitar umur 8 bulan yang saat itu mereka sedang menidurkan anaknya. Melihat keluarga tersebut membuat saya semakin rindu pada keluarga yang ada dikampung halaman.


Sepanjang perjalanan  saya sendirian dan tidak ada yang mengajak saya mengobrol,  maka luapan kantuk pun menghampiri ku sehingga membuat mata ini terpejam dengan hitungan  detik. Namun, beberapa menit kemudian terdengar tangisan seorang anak yang membuat ku terbangun. Tangisan yang nyaring itu tepat berada disampingku, ternyata anak terkecil dari keluarga kecil itu terbangun dan menangis sehingga membuat sang ibu terbangun dari tidurnya untuk menenangkan-nya. Namun tangisan anak kecilnya pun tak kunjung reda.selang beberapa lama anak pertama pun terbangun (mungkin karena nyaring-nya tangisan anak terkecilnya kali ya) dan menangis pula sehingga membuat suasana gerbong kereta ramai tangisan anak kecil dan orang-orang sekitar yang sedang tertidur lelap terbangun karena-nya. Melihat kondisi tersebut membuat ibu yang sedang menenangkan anak terkecil menjadi kebingungan dan telihat tak enak karena mengganggu suasana lingkungan sekitar.  Sang ayah pun langsung membantu sang istri menenangkan anak pertamanya. Akhirnya dengan kesabaran mereka berdua tangisan kedua anaknya pun mereda dan terlelap tidur kembali.


Disini saya melihat ketulusan dari seorang ibu yang begitu dalam. Walaupun dalam kondisi lelah tak ada pancaran emosi kala meredakan tangisan anak-nya. Setelah anaknya berhenti menangis, sang ibu pun terlihat kelelahan dan tertidur besama kedua anaknya. Sementara itu sang ayah menjaga mereka dengan penuh kasih sayang dan perhatian. Betapa indahnyamelihat pemandangan keluarga yang sangat bahagia. Dan sekali lagi membuat saya  ingin cepat sampai rumah dengan kerinduan kepada orang tua berserta adik saya.


Dengan pemandangan keluarga yang indah membuat saya teringat akan sesuatu hal. kadang kita sebagai seorang anak sering marah kepada kedua orang tua kita, kala apa yang kita inginkan tidak dipenuhi oleh orang tua kita atau kita marah ketika kita tidak suka apa yang dikerjakan oleh orang tua kita. Namun dibalik kemarahan yang kita luapkan kepada mereka,  apakah kita pernah berfikir bahwa kedua orang tua kita membesarkan kita tidak lah mudah. ketika kita dalam kandungan, sang ibu merawat kandungan-nya dengan susah payah membawa kita dalam perutnya kemanapun ibu pergi tanpa satu detik pun melepaskan kandungannya. Saat kita beranjak besar kita diajarkan segala hal dari cara makan dan minum yang baik,  cara berjalan, cara berbicara dan lain sebagainya. Saat kita beranjak remaja ibu kita mengajarkan bagaimana kita bergaul dengan teman, mengajarkan kita bagaimana hidup, dan mengajarkan segala sesuatunya. Begitupula sang ayah yang tak pernah lelah dengan keringat yang Ia keluarkan untuk mencari secercah nafkah bagi kebahagiaan keluarganya. Dan mereka lah sesosok orang yang membuat kita nyaman, selalu menerima kondisi kita dan selalu ada disamping kita memberikan semangat untuk terus bangkit dalam kondisi apapun. Itulah meraka yang seharusnya kita hormati dan sayangi bukan malah sebagai pelampiasan emosi kita. Sebagai seorang anak kita harus berbakti kepada mereka, mencoba membuatnya tersenyum, mencoba menerima kondisi apapun yang sedang mereka rasakan saat ini karena mereka lah kita ada. Dan juga perlu diingat tanpa ridho kedua orang tua kita, kita pun tak akan pernah mendapat ridho Allah (ridhollahi fi ridhol walidaini wa sukhtullahi fi sukhtul walidaini).



Senin, 02 November 2015

CERPEN PACARAN DALAM DOA

            Waktu sudah menunjukan jam 06:30.  Dengan semangatnya aku melangkahkan kaki ku untuk berangkat kuliah, aku berkata dalam benakku “aku harus berangkat lebih dahulu dari dosenku dan teman-temanku” ya karena pada hari itu aku mendapatkan tugas presentasi yang sudah ku persiapkan seminggu sebelumnya.

            Setelah berjalan tibalah aku di kelas, dimana mahasiswa maupun mahasiswi sedikit demi sedikit memenuhi bangku yang ada di kelas. Saat suasana yang begitu ramai kemudian datanglah seseorang yang tegap dan melantangkan suaranya di depan kami semua. “Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarakatuh”. Itulah dosenku pagi hari itu, beliau selalu semangat ketika masuk kelas dan selalu memberikan gambaran materi sebelum dimulainya diskusi. Kemudian tiba lah saatnya aku bersama teman-teman sekelompok ku mempresentasikan tugas makalah kami. Presentasi pun berjalan seperti biasanya yang diakhiri dengan kesimpulan. Namun  ada hal yang berbeda pada saat sesi diskusi, ada seorang yang bertanya khusus untukku mengenai materi yang ku bahas. Mungkin hal tersebut sudah biasa tapi entah ada hal berbeda yang mengganjal dalam batinku

            Semejak sebuah pertanyaan yang terlontar dari mulutnya, bayangan wajahnya mulai sering terlihat dalam benakku. Sesekali aku bertemu dengannya di kampus, kadang di kelas maupun di jalan, menjadikan aku semakin bertanya-tanya tentang dirinya. Saat itu lah dimulai  masa berkelana untuk mencari  informasi tentang kepribadiannya lewat media sosial, karena aku tidak mempunyai mental yang besar untuk mencari informasi melalui dunia nyata. Ketika aku mencoba mengenal kepribadiannya dalam diam, ia merupakan sesosok lelaki yang berbeda dengan yang lain, sungguh ia sesosok lelaki yang sangat mudah dikagumi oleh kalangan wanita, itulah yang membuat bayangannya selalu mengikuti anganku Tapi apalah daya aku hanya dapat mengguminya dalam diam, menjadi seorang pengagum rahasia, tidak ada kisah melainkan hanya kasih yang selalu dipendam dalam hati.

            Waktu pun berganti dengan cepatnya, ia masih tak menyadari bahwa terdapat seorang pemuja rahasia di belakangnya. Ia pun tak pernah tegur sapa dengan ku mungkin salah satu alasannya karena ia sesosok lelaki yang cuek dengan perempuan.  Namun, rasa ini masih tetap mengalir bagaikan desiran air, kadang kala terlintas di benakku untuk mencoba menegur dia lebih dahulu agar aku mendapatkan lampu hijau untuk menjalin sebuah kisah indah bersamanya.  Tapi apalah daya aku pun tak menginginkan hal itu terjadi. Karena pada saat SMA aku berjanji untuk tidak menjalin hubungan dengan lelaki sampai lulus kuliah. Itulah sebuah janji yang harus ku penuhi, dalam kondisi ini aku hanya bisa melantunkan cintaku dengan doa untuknya.

            Namun, rasa ini perlahan berubah pada saat aku mengisi sebuah kajian liqo, dimana aku diberi tanggung jawab oleh penyelenggara untuk memberikan materi kepada adik tingkat ku di fakultas yang berbeda.  Tema pada pembahasan kali itu mengenai “Dia segalanya bagiku”. Akupun memberikan penjelasan bahwa “Maksud Dia disini adalah Allah, Allah segalanya bagi kita, kita tidak boleh meletakkan cinta kita kepada Allah diurutan kedua apalagi urutan terakhir. Karena Allahlah yang memberikan segala kenikmatan di dunia dan di akhirat, kita hidup di dunia ini karena Allah, kita dapat merasakan cinta, kasih, sedih, senang karena Allah. Semuanya nikmat dari bangun tidur hingga kita tertidur lagi itu merupakan kenikmatan yang diberikan Allah kepada kita. Sekarang, tidak ada alasan lagi bagi kita untuk menjadikan Allah sebagai urutan pertama dalam hidup kita”. Seketika ada seorang mahasiswi yang bertanya “mba, gimana jika kita mencintai seorang lelaki?”.  Aku pun langsung menjawab pertanyaan dari salah satu mahasiswi tersebut “Cinta itu fitrah pada hakikatnya, siapapun dapat merasakan hal itu dan Allah pun tidak melarang kita untuk mencintai setiap makhluk yang ada di muka bumi ini. namun, jangan sampai cinta kita kepada orang lain melebihi cinta kita kepada Allah karena ketika kita mencintai orang lain selain Allah, Allah pun akan cemburu pada kita. Apalagi ketika kita mencintai seorang lelaki, biasanya kita malah menjadi lupa dengan Allah, ya mungkin kita tidak melakukan apa-apa tapi ingat dalam sebuah perzinahan terdapat zina hati”. Panjang lebar aku jelaskan pada mereka.

            Pada saat aku sedang menjelaskan materi itu seketika hati ini tersentak, aku baru sadar dengan apa yang ku katakan kepada meraka, bahwa kondisi tersebut terjadi pula pada diriku sendiri. Ya aku seorang pengagum rahasia. Aku merasa malu dengan diriku sendiri, malu dengan mereka yang mendengarkan penjelasanku, khususnya aku malu dengan Allah. Aku dapat menjelaskan semua tentang hal tersebut tetapi nyatanya diriku sendiri tidak bisa mengendalikan rasa ini sehingga membiarkannya mengalir deras begitu saja. Aku mengetahui bahwa cinta ini tak seharusnya ada, seharusnya aku dapat membuang jauh-jauh rasa ini. Aku menyesal dengan semua kondisi yang saat ini aku jalani.

            Aku duduk termenung  di teras depan kamarku “Hentikan semuanya” seperti itulah bisikan dalam hati ku. Tepat setelah kejadian itu aku bertekad untuk membuang jauh-jauh rasa yang ada, menghapus semua bayang-bayang dirinya yang selalu ada dalam fikiranku. Sungguh, sangatlah sulit untuk melupakan bayangannya yang sudah melekat dalam hati ini. Namun, walaupun aku tak dapat menghapusnya secara total, dengan berjalannya waktu mungkin rasa ini dapat menghilang.

             Hari-hari pun berjalan dengan segala aktivitas perkuliahan maupun non perkuliahan yang menyibukkan ku, apalagi saat itu aku sudah menginjak semester akhir, dimana tinggal menghitung hari untuk menuju kesebuah tempat yang akan menjadikan saksi dalam pembacaan yudisium. Yah itulah akhir perjunganku selama 4 tahun menempuh pendidikan S1. Rasanya tak menyangka dapat melalui masa-masa yang  cukup berat ini.

            Tepat bulan ferbuari aku mendapatkan gelar sebagai sarjana ekonomi. Ada rasa senang dan sedih menghampiri pada hari itu. mungkin sedih karena ingin meninggalkan kampus yang menjadi saksi belajar selama 4 tahun dan senang karena hasil dari perjuangan untuk mencapai hingga ke titik ini sudah ku dapatkan. Namun, kedua alasan tersebut tertutupi dengan satu alasan yaitu  aku bertemu sesosok pria yang sudah 3 tahun aku mengaguminya walaupun dahulu sempat aku mencoba untuk melupakannya. Tepat dengan waktu yang sama kami diwisuda bersama. Ketika itu aku ingin mencoba untuk mengucapkan selamat atas wisudanya. Namun, ketika langkah pertama ku ayunkan datanglah sesosok wanita cantik menghampirinya bersama dengan segerombolan keluarga, tidak lain itu adalah keluarganya. Tetapi yang menjadi pertanyaan siapakah wanita muda dan cantik itu. Dari sebelah temanku berkata “wah itu ya yang katanya calon tunangan ka  fauzan, cantik banget ya”. Seketika itu juga hatiku hancur, fikiranku menjadi tak menentu dan lemas badan ini ketika mendengar hal tersebut.

            Ka Fauzan itu lah aku memanggilnya, karena dia termasuk orang yang dihormati oleh teman-teman maka Ia pun dipanggil dengan panggilan kakak. Ka fauzan dia lah sesosok lelaki yang sering ku lantunkan dalam doa dan juga dia yang selalu memenuhi angan dalam jiwaku. Kini  semua itu menjadi sirna dia hanya ada dalam dunia hayalku saja dan tak akan pernah hadir dalam dunia nyataku. Seketika itu juga senyum bahagia diwajahku langsung sirna bagaikan terhempas ombak, air mata ini tidak bisa terbendung lagi. Ingin rasanya ku berbicara dengannya agar dia menyadari bahwa disini ada seseorang yang sedang menunggumu. Namun, kini dia akan menjadi milik orang lain, sebentar lagi ia akan memasangkan cincin kepada sesosok wanita yang datang di acara wisuda bersama keluarganya. Sungguh amatlah sedih ketika sebuah penantian panjang ini hanya menjadi angan semata. Hatiku selalu dirundung kesedihan tetapi aku sadar semua ini adalah sekenario Allah yang paling indah, dibalik semua ini pasti Allah memiliki rencana yang lebih indah dibandingkan rencanaku.

            Selang beberapa lama aku pun dengan cepat mendapatkan pekerjaan di sebuah perusahaan besar di daerah Bekasi. Sangat bersyukur, setelah diwisuda pada bulan februari aku tidak lama menjadi pengangguran di rumah. Hari pun berjalan dengan aktivitas baru ku sebagai seorang pekerja bukan lagi menjadi seorang mahasiswi. Baru ku merasakan ternyata tugas kantor lebih berat dibandingkan dengan tugas kuliah. Namun, dibantu dengan kerjasama rekan kerja di kantor membuatku sedikit ringan mengerjakan semuanya. Di kantor ini aku mempunyai teman baru, suasana baru dan kegiatan baru yang membuatku merasa senang dan juga aku sudah dapat melupakan ka Fauzan mungkin salah satu alasannya karena aku mengetahui kalau dia sudah mempunyai calon tunangan.

            Sudah hampir 1 tahun aku bekerja, hari hari pun berlalu dengan indahnya. Namun, disuatu hari saat karyawan kantor sedang sibuk mengerjakan tugasnya, datanglah sesosok orang yang gagah, dia lah salah satu dewan direksi diperusahaan ku tempat bekerja. Semua karyawan dikumpulkan olehnya, seketika itu pula wajah para karyawan menjadi tegang. Namun yang lebih menegangkan lagi ketika beliau memperkenalkan seseorang yang selama ini aku kagumi dan kini aku sudah melupakannya. Ia pun akan bekerja bersama tim kami sebagai menajer divisi. Sungguh aku kaget melihat dia ada di depan mata ku, akupun tak menyangka akan bekerja dengan dia, dan juga melihat dia setiap hari yang benar-benar aku sudah melupakannya.

            Aktivitas pekerjaan ku pun berjalan seperti biasanya. Walaupun aku bekerja dengan dia tidak menghalangi potensiku dalam bekerja. Dengan pekerjaan yang membutuhkan kerjasama, aku sering bekerja dengannya sehingga membuatku semakin dekat dengannya. Pada suatu hari aku diundang untuk menghadiri sebuah rapat di salah satu tempat makan daerah Bekasi bersama tim kerjaku. Setelah sampainya aku disana ternyata ada ka Fauzan sendiri yang sudah menunggu. Namun, ada hal yang mengganjal di hati, dalam hati berkata
aku kan dateng telat tapi ko yang lain belum pada datang ya, biasanya mereka selalu tepat waktu”.
Dan aku pun langsung duduk tepat di depan dia. Batinku menjadi-jadi baru kali ini aku duduk berdua dengannya.
Dia pun langsung memulai pembicaraannya “fin, sebenarnya kamu diundang disini bukan untuk menghadiri acara rapat kantor namun ada hal lain yang ingin ku katakan pada mu”. Aku langsung kaget mendengar dia berbicara seserius ini pada ku. aku pun bertanya padanya “memangnya pa Fauzan mau ngomong apa pada ku?”.
Ka Fauzan pun mejawab pertanyaanku “Sesungguhnya aku sudah lama ingin mengatakannya pada mu, namun aku belum ada keberanian untuk mengatakannya dan aku pun takut jika kamu tak merasakan apa yang ku rasa, ketika dulu pas kita masih menjadi mahasiswa. Tapi  mungkin ini waktu yang tepat, dilihat dari usia kita yang sudah mencukupi untuk menuju kejenjang yang lebih serius”.
Batinku semakin menjadi-jadi, ka fauzan melanjutkan perkataannya.
Disini, ditempat ini, aku ingin mengatakan bahwa aku ingin menjadikan dirimu sebagai teman hidupku, menjadikan dirimu sebagai ratu didalam sebuah kerajaan kecil ku, menjadikanmu sebagai seorang ibu dari anak-anak ku, kini maukah kamu menikah dengan ku?”.
Aku pun langsung tersentak mendengarnya, sekejap aku tak bisa berkata apa-apa, hingga ka Fauzan menyadarkan ku “fina
Aku  langsung tersadar dari lamunanku, dan bertanya padanya “kan setau aku ka fauzan sudah mempunyai calon tunangan?
“ ya memang dulu orang tua ku menjodohkan ku dengan seorang wanita, anak dari teman ayahku. Tapi, hati ku tak bisa dipaksakan  buat  mencintainya, tak ada namanya dihati ku. Hanya ada kamu yang selalu menghantui hari-hari ku. Sehingga aku memberikan pengertian pada ibu ku dan ibuku pun mau mengerti dengan kondisiku, begitu pula lia (calon tunangannya) setelah ku jelaskan ternyata dia pun mengerti, dan dia juga  tak ada rasa kepada ku, jadi ya sudah dan sesungguhnya aku pun saat itu ingin sekali mencari informasi tentang kamu tapi aku disibukkan dengan persyaratan untuk dapat menjadi menajer. namun, rencana Allah itu memang selalu indah dan akhirnya aku dipertemukan kembali disini”.

            Sejenak, entah apa yang harus kukatakan lagi mendengarkan penjelasan panjang lebar darinya. Perasaanku bercampur aduk ternyata orang yang ku kagumi selama ini, dia juga mencintai ku dalam diamnya. Dan dia juga tak mengetahui jika selama ini aku mengaguminya. Sungguh tak pernah ku sangka sebelumnya, kejadiaan ini seperti sebuah mimpi. Yah sebuah mimpi dan hayalan yang menjadi nyata, sungguh sekenario Allah sangat lah indah, lebih indah dari yang kubanyangkan. Akhirnya aku menceritakan tentang perasaan ku padanya
ka Fauzan mungkin ini juga hal yang perlu kakak tau sebelumnya, semenjak aku semester 3 aku sudah kagum sama kakak, sampai sekarang perasaanku pun tetap sama pada kakak, walaupun dulu sempat aku mencoba melupakan kakak, akupun sedikit berhasil melupakanmu tapi setelah aku bertemu dengan ka fauzan lagi rasa itu kembali seperti semuala”.
Dan ka Fauzan pun kaget dengan perkataanku tadi “Jadi selama ini kamu juga punya perasaan sama aku, tapi kamu selalu pendam rasa itu?”.
“Iya ka” aku pun mengiyakan pertanyaan yang terlontar dari mulut ka Fauzan.
Kemudian ka Fauzan pun berbicara kembali “ sungguh indah rencana Allah yang diberikan kepada kita ya fin, ya udah  nanti minggu depan aku dan orang tuaku dateng ke rumahmu untuk meminta izin sekaligus melamar mu. Dan terima kasih untuk penantian mu sekian lama ini untuk ku  fin”.
Mendengar itu semua tubuh ku menjadi lemas seperti batu yang dahulu menindihku sekarang terangkat. “iya ka aku tunggu janjimu untuk melamar ku, lebih cepat lebih baik, dan terima kasih juga untuk semua jawaban atas penantian panjangku”.
 Sangat melegakan setelah ku mengetahuinya, ternyata selama 5 tahun aku dan ka Fauzan menjalin sebuah hubungan pacaran. Namun berbeda pacaran orang-orang dengan pacaran yang kita jalani. Pacaran kita bukan lewat pertemuan, makan bersama, nonton bersama tetapi pacaran kita dalam doa.

            Setelah perbincangan semingu sebelumnya, ka Fauzan pun memenuhi janjinya untuk meminta izin kepada orang tua ku sekaligus melamarku. Dan orang tuaku  merestui kami. Dan mereka mengusulkan  untuk tidak menunda pernikahan. Yah akhirnya inilah jawaban dari semua kegelisahaanku, semua penantian ku, semua mimpiku dan doaku. Kini orang yang selama ini aku kagumi dalam diam akan menjadi raja dalam sebuah kerajaan kecil ku. Kini, perasaanku padanya  bukan hanya sebatas kasih namun akan menjadi sebuh kisah dalam ikatan. Dan juga dahulu aku dan kamu (ka Fauzan) akan menjadi kita. Itulah sekenario yang dibuat oleh sang sutradara terhandal didunia ini yaitu Allah, tak akan ada orang yang dapat menebak bagaimana perjalanan hidup seseorang kedepannya. Dan Allah memiliki rencana yang sangat indah, lebih indah lagi dari apa yang kita rencanakan. Jadi seharusnya kita sebagai manusia, makhluk yang diciptakan oleh Allah dengan segala kelebihannya agar selalu bersyukur atas apa yang kita dapatkan dahulu, sekarang dan masa depan nanti karena sejatinya semuanya sudah tertulis indah dalam naskah perjalanan hidup manusia.


#Lomba Cerpen Parade Bulan Bahasa UNDIP

Minggu, 01 November 2015


Ekonomi Islam dan Pembangunan Umat
           

            Agama Islam merupakan agama penyempurna dari agama-agama sebelumnya. Kesempurnaan agama Islam dapat dilihat dari cara Islam  mengatur segala aspek kehidupan manusia, bukan hanya mengatur urusan pribadi saja melainkan urusan politik, urusan hukum bahkan urusan ekonomi pun diatur oleh Islam. Oleh karena itu segala sesuatunya saling berkaitan dalam Islam, tidak ada pemisahan antara suatu aspek dengan agama semuanya  sudah terkumpul dalam satu sistem yaitu sistem Islam.
            Dalam sistem Islam terdapat beberapa bagian yang diatur oleh islam, salah satunya yaitu sistem ekonomi. Sistem ekonomi Islam bukan lah suatu sistem yang baru melainkan suatu sistem yang sudah ada sejak 14 abad yang lalu. Namun kebanyakan orang lebih mengenal sistem ekonomi kapitalis dan sistem ekonomi sosialis atau lebih dikenal dengan sistem ekonomi konvensiaonal dibandingkan dengan sistem ekonomi Islam. Sistem ekonomi islam mulai dikenal oleh masyarakat setelah mereka merasa resah dengan  sistem ekonomi yang mereka gunakan. Khususnya setelah terjadinya krisis ekonomi yang sangat menyentuh masyarakat. Keresahan yang dirasakan mereka diakibatkan oleh ketidakadilan yang mendorong manusia untuk mendapatkan laba sebanyak-banyaknya. Ditengah krisis sistem ekonomi konvensional yang meresahkan masyarakat, ekonomi Islam datang sebagai alternatif dari sistem yang meraka gunakan. Maka disini terdapat sebuah pembangunan  dari keresahan masyarakat terhadap ekonomi konvensionl menuju ekonomi Islam yang sebagai jawaban atas keresahan mereka. Dalam sebuah diskusi yang bertema “Wujud Sistem Ekonomi Islam dan Memaksimalkan Sumber Energi Alam untuk Kemaslahatan Umat” Rais Aam PBNU KH Ma’aruf Amin  menyebutkan bahwa ekonomi Islam sedang merintis model perekonomian alternatif di tengah praktik ekonomi global yang sarat dengan unsur ribawi atau mengandung riba dan condong terhadap eksploitatif. Kiai Ma’ruf melihat bahwa ekonomi islam menawarkan pembebasan dunia perekonomian dari kezaliman yang berbasis keuntungan (Akun Line Studi Ekonomi Islam).  Oleh karena itu penulis akan meberikan deskripsi singkat mengenai ekonomi Islam dan pebangunan umat.


Ekonomi Islam
            Sistem ekonomi Islam yang sudah lama ada sebelum adanya sistem konvensioal namun fenomena yang terlihat dari perkembangan ilmu modern, ekonomi Islam masih dalam tahap pengembangan karena ekonomi Islam sudah terlalau lama ditinggalkan oleh umatnya. Berbagai pemerintahan di dunia Islam dari mulai kolonial penjajah hingga saat ini senantiasa memisahkan Islam dari dunia ekonomi. Lantas jika mengacu pada apa yang dikatakan oleh Thomas Khun, bahwa masing-masing sistem itu memiliki paradigma, maka inti paradigma ekonomi Islam sudah tentu bersumber dari Al-Qur’an dan Hadist. (Mustafa Edwin Nasution dan teman-teman, Pengenalan Eksklusif Ekonomi Islam, hlm 12)
            Ekonomi Islam juga memiliki sifat dasar sebagai ekonomi Rabbani dan insani. Ekonomi islam disebut ekonomi Rabbani karena didalam ekonomi Islam terdapat nilai-nilai Ilahiah. Kemudian ekonomi Islam dikatakan sebagai Insani karena sistem ekonomi islam dilaksanakan dan ditujukan untuk kemakmuran manusia. (Qardhawi, Peran Nilai dan Moral dalam Perekonomi Islam). Jadi sistem ekonomi ini memiliki keseimbangan antara dua dimensi yaitu dimensi horizontal dan juga dimensi vertikal maka tidak bisa dipungkiri lagi bahwa ekonomi Islam merupakan ilmu ekonomi dan sistem ekonomi yang sangat komperhensif untuk diaplikasikan dalam dunia perekonomian pada saat ini.

Pembangunan Umat
            Islam sangat memperhatikan masalah pembangunan ekonomi, namun tetap pembangunan umat manusia merupakan bagian terpenting. Semua aspek yang berkaitan dengan pembangunan ekonomi harus menyatu dengan pembangunan umat manusia secara keseluruhan. Khurshid Ahmad, menegaskan bahwa konsep pembangunan Islami sebenarnya dapat ditarik dari konsep tazkiyah, yang berarti penyucian terhadap sikap dan hubungan dengan Allah dan dengan sesamanya. Hasil dari tazkiyah adalah falah yang berarti sukses di dunia dan akhirat. (Fadlan, Jurnal Konsep Pembangunan Ekonomi Berbasis Islam, 265)

            Dalam suatu pembangunan, unsur yang terpenting ialah unsur manusiawi, dan tidak dapat dinafikan bahwa konsep pembangunan Islam merupakan konsep yang bersifat komperhensif yang mengoptimalkan faktor kesejahteraan manusia, akhlak, kebendaan, kerohanian, ekonomi dan sosial. Maka dapat di simpulkan bahwa ekonomi islam merupakan sistem ekonomi yang berorientasi kepada manusia dan masyarakat bukan berorientasi pada individualisme dan juga ekonomi islam memiliki konsep keseimbangan antara dua dimensi yaitu dimensi horizontal dan vertikal yang membuat sistem ekonomi Islam menjadi sistem ekonomi yang sempurna.

Senin, 19 Oktober 2015

AIR MINERAL AMANAH YANG MENGEMBAN AMANAH


                            AIR MINERAL AMANAH YANG MENGEMBAN AMANAH

            Air merupakan sumber kehidupan bagi makhluk hidup, setiap makhluk yang hidup diatas bumi ini sebagian besar memerlukan air, khususnya manusia. Mungkin kita sudah mengetahui bahwa didalam tubuh manusia sebagian besar terdiri dari cairan, dimana cairan yang didapatkan itu dengan cara mengkonsumsi air putih dan dapat dikatakan juga bahwa tubuh manusia ini sangat bergantung dengan air. Air putih yang dikonsumsi sangat bermanfaat bagi manusia, selain menghilangkan dahaga air putih juga dapat mempermudah pencernaan, menyehatkan ginjal, menjaga metabolisme tubuh dan masih banyak manfaat air putih yang lainnya bagi tubuh manusia. Namun, saat ini kualitas air sudah sangat menurun, sebagian kecil terdapat penduduk yang kesulitan untuk mendapatkan air bersih untuk dikonsumsi sehari-hari khususnya untuk diminum. Hal tersebut akan berdampak buruk bagi kesehatan mereka. Khususnya bagi penduduk yang tinggal didaerah pemukiman kumuh atau daerah dekat pabrik dimana perairannya sudah terkena limbah, sehingga terjadinya pencemaran lingkungan yang menimbulkan air disekitarnya tidak sehat untuk dikonsumsi. Sungguh ironis jika hal tersebut dibiarkan saja tanpa ada penanggulangan lebih lanjut.
            Air sebagai kebutuhan paling dasar bagi manusia, dari dahulu hingga sekarang dan belum ada senyawa lain yang dapat menggantikan air dalam memenuhi kebutuhan dasar hidup manusia tersebut. Karena air sendiri memegang peranan penting bagi tubuh. Air merupakan esensial dan tidak bisa disintesakan. berbeda dengan senyawa lain seperti lemak, karbohidrat, protein. Lemak bisa disintesakan dari karbohidrat, protein dan karbohidrat juga sama. Namun, air tidak dapat disintesakan, air harus diperoleh dari luar tubuh. Itu lah betapa pentingnya air bagi tubuh manusia. Maka dengan adanya kualitas air yang semakin menurun menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi setiap orang untuk mencari solusi. Melainkan menjadi sebuah peluang bagi para pengusaha untuk membuat sebuah perusahaan yang bergerak dibidang air minum dalam kemasan. Apalagi dengan berkembangnya zaman dan juga semakin canggihnya teknologi pada saat ini mempermudah perusahaan untuk membuat produk air minum dalam kemasan. Jika dilihat dari sisi konsumen, hal tersebut juga dapat menguntungkan bagi para konsumen sehingga mempermudah setiap orang untuk mengkonsumsinya. Dan juga dengan kondisi kualitas air yang semakin menurun, maka tidak ada pilihan lain bagi setiap orang untuk mengkonsumsi air minum dalam kemasan.
            Dengan seamkin menjamurnya perusahaan yang berdiri dibidang air minum dalam kemasan atau dapat disingkat dengan AMDK. Maka di Indonesia, parameter air layak konsumsi tertuang dalam keputusan Menteri Kesehatan No. 907 Tahun 2002 tentang Syarat dan Pengawasan Kualitas Air Minum. Kepmenkes membuat beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi untuk air layak konsumsi baik secara fisik, kimia maupun mikrobiologi.
1.      Segi fisik               : air harus tidak berbau, tidak berasa, tidak berwarna, serta tidak boleh                                            keruh
2.      Segi kimiawi         : air minum tidak boleh mengandung cemaran logam, tetapi harus sesuai                                        dengan kadar maksimum yang telah ditetapkan. Cemaran logam yang                                              dimaksud seperti Timbal (Pb), Tembaga (Cu), Cadmium (Cd), Raksa                                               (Hg), Perak (Ag) dan Cobalt (Co).
3.      Segi mikrobiologi  : air minum sama sekali tidak boleh mengandung cemaran mikrobiologi

Dan juga air mineral dalam kemasan memiliki ketentuan tersendiri dan harus memenuhi standar yang telah ditetapkan sesuai dengan SNI 01-3553-2006, untuk dapat dikonsumsi dengan aman.
            Adanya air mineral dalam kemasan dengan alasan praktis untuk dikonsumsi maka menjadikan perusahaan yang berdiri dibidang air layak konsumsi di banjiri para konsumen. Dengan hal tersebut terdapat persaingan antar para produsen untuk memproduksi barang yang dapat menarik para konsumen. Dan terdapat sebagian produsen yang memproduksi barang tidak melihat kualitas barangnya dan juga tidak melihat lagi standar yang ditentukan.  Sehingga setiap orang harus waspada dengan produk-produk yang tidak sesuai dengan SNI dan juga produk yang tidak layak untuk dikonsumsi. Contohnya AMDK yang belum lulus izin (izin mengambil air dari pegunungan).  Namun, ada juga produk yang berkualitas tinggi salah satunya yaitu air minum Amanah. Dimana PT Amanah Tirta Abadi yang memproduksi AMDK Amanah memiliki kemasan berkualitas bukan hanya dari segi fisik saja melainkan kandungan air dnegan tingkat ph basa yang dapat menjaga keseimbangan tubuh.
            Perusahaan yang berdiri pada tanggal 9 Desember 2013 ini memiliki visi yang sangat bagus untuk para konsumen dengan menghasilkan produk yang berkualitas tinggi dan terjamin. Dengan motto yang menjadikan air amanah bukan hanya sekedar pelepas dahaga. Dan yang berbeda dengan air minum lainnya perusahaan ini memiliki filosofi yang menjadikan Amanah ini bukan hanya sekedar perusahaan air mineral saja melainkan menjadikan kata Amanah sebagai kata kerja yang menjiwai seluruh langkah dan gerak pribadi serta perusahaan. Sehingga dalam mengeluarkan suatu produk menjadi sebuah menifestasi dari sejauh mana karakter amanah mampu menjadi karakter khas dalam perilaku sehari-hari. Dalam penjabaran diatas menunjukan bahwa  PT Amanah Tirta Abadi senantiasa ingin benar-benar menerapkan kata amanah dalam perusahaannya dan bisa menjadikan Amanah yang mengemban amanah.




Daftar Pustaka
http://imfatul-tria-fkm13.web.unair.ac.id/artikel_detail-121250-ilmu%20gizi-Dampak%20Air%20Minum%20Dalam%20Kemasan%20Bagi%20Kesehatan.html
·         http://ylki.or.id/2011/05/waspadai-air-minum-dalam-kemasan/

Senin, 05 Oktober 2015

Mengembalikan Peran Mahasiswa dengan SCC UII



Mengembalikan Peran Mahasiswa dengan SCC UII

            Pemuda merupakan masa depan sebuah bangsa. Seperti perkataan Presiden pertama Negara RI “Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan ku cabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan ku guncangkan dunia” Bung Karno pun menegaskan betapa pentingnya pemuda bagi sebuah bangsa. Ibarat sebuah padi pemuda lah benihnya, jika benihnya buruk maka hasilnya akan buruk begitu pula sebaliknya. Jadi baik buruknya sebuah negara dilihat dari kualitas pemudanya karena para pemuda adalah penerus dan pewaris suatu bangsa atau negara.  Ketika membicarakan mengenai pemuda, terlintas sebuah nama sebutan yaitu mahasiswa yang disandang sebagai para calon intelektual yang akan memberikan warna terindah bagi sebuah bangsa dengan semangatnya. Sebagai calon intelektual, mahasiswa mamiliki peran penting yaitu sebagai agent of change, sebagai social control dan sebagai iron stock. Itulah peran mahasiswa yang sudah tidak asing lagi ditelinga para mahasiswa. Namun yang menjadi pertanyaan adalah apakah peran tersebut sudah terealisasikan di dalam kehidupan keseharian mahasiswa? Melihat fenomena disekitar, mahasiswa atau pun pemuda saat ini telah mengalami degradasi moral, lupa akan tanggung jawab, terlena dengan kesenangan dan hanya mementingkan dirinya sendiri tanpa memberikan perubahan bagi suatu bangsa. Kebanyakan mahasiswa yang di incar saat duduk dibangku kuliah hanyalah nilai akademis, gelar, setelah lulus mempunyai pekerjaan. Lebih parahnya lagi terdapat mahasiswa yang tidak memberikan contoh yang baik bagi masyarakat melainkan lebih banyak berorientasi pada hedonisme. Sangat disayangkan sekali jika sebuah penyandang mahasiswa pola pemikiran dan sikapnya seperti itu, dunia mahasiswa ini amatlah luas setiap orang dapat mengekspresikan dirinya sendiri sesuai kemampuannya dan soft skill setiap mahasiswa pun dapat di asah pada masa ini.
            Dalam pengembangan mahasiswanya setiap  perguruan tinggi mungkin sudah menyediakan fasilitas agar digunakan untuk kegiatan-kegiatan kemahasiswaan bukan hanya kegiatan akademik saja. Salah satunya yang menyediakan fasilitas kemahasiswaan yaitu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta Universitas Islam Indonesia, yang memberikan  fasilitas berupa SCC dengan kepanjangannya yaitu Student Convention Centre, yang dapat dijadikan pusat kegiatan bagi para pelajar, masyarakat umum dan khusunya mahasisiwa UII sendiri.  Dalam regulasi manajerial Student Convention Centre pasal 5 disebutkan bahwa tujuan bagi gedung SCC UII ini yaitu Pertama, SCC dijadikan sebagai sarana aktualisasi bagi aktivis lembaga mahasiswa UII. Kedua, meningkatkan peran serta mahasiswa dalam pengembangan mutu akademik. Ketiga, SCC dijadikan sebagai tempat pusat kegiatan bagi mahasiswa UII. Keempat, SCC digunakan sebagai tempat melaksanakan kegiatan bagi mahasiswa umum dan masyarakat luas. Dan kelima, SCC turut mempercepat tercapainya visi dan misi UII.
            Dengan tujuan dan manfaat di atas maka fasilitas berupa gedung SCC dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi para mahasiswa seperti kegiatan seminar, diskusi, pelatihan atau training dan hal-hal yang menumbuh kembangkan sikap kepemimpinan bagi kalangan pemuda khususnya mahasiswa apalagi UII ini terlahir dari para pahlawan bangsa Indonesia. Berupa  adanya gedung SCC UII juga dapat dibentuk pelatihan-pelatihan seperti sanggar seni atau pelatihan pengembangan seni budaya Indonesia, karena dapat dilihat masih kurangnya kegiatan  mengenai seni budaya di UII, walaupun ada akan tetapi belum banyak fasilitas yang didapatakannya. Sedangkan jika di lihat pelatihan seni budaya dapat dijadikan wadah untuk memajukan bangsa ini apabila diperkenalkan ke bangsa lain dan juga dapat dijadikan sebagai prestasi bagi UII sendiri jika mahasiswa UII dilatih dan dikembangkan. Dari semuanya yang terpenting adalah dapat mengembalikan peran mahasiswa dalam memberikan perubahan bagi bangsa dan negara Indonesia.