Senin, 05 Oktober 2015

Mengembalikan Peran Mahasiswa dengan SCC UII



Mengembalikan Peran Mahasiswa dengan SCC UII

            Pemuda merupakan masa depan sebuah bangsa. Seperti perkataan Presiden pertama Negara RI “Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan ku cabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan ku guncangkan dunia” Bung Karno pun menegaskan betapa pentingnya pemuda bagi sebuah bangsa. Ibarat sebuah padi pemuda lah benihnya, jika benihnya buruk maka hasilnya akan buruk begitu pula sebaliknya. Jadi baik buruknya sebuah negara dilihat dari kualitas pemudanya karena para pemuda adalah penerus dan pewaris suatu bangsa atau negara.  Ketika membicarakan mengenai pemuda, terlintas sebuah nama sebutan yaitu mahasiswa yang disandang sebagai para calon intelektual yang akan memberikan warna terindah bagi sebuah bangsa dengan semangatnya. Sebagai calon intelektual, mahasiswa mamiliki peran penting yaitu sebagai agent of change, sebagai social control dan sebagai iron stock. Itulah peran mahasiswa yang sudah tidak asing lagi ditelinga para mahasiswa. Namun yang menjadi pertanyaan adalah apakah peran tersebut sudah terealisasikan di dalam kehidupan keseharian mahasiswa? Melihat fenomena disekitar, mahasiswa atau pun pemuda saat ini telah mengalami degradasi moral, lupa akan tanggung jawab, terlena dengan kesenangan dan hanya mementingkan dirinya sendiri tanpa memberikan perubahan bagi suatu bangsa. Kebanyakan mahasiswa yang di incar saat duduk dibangku kuliah hanyalah nilai akademis, gelar, setelah lulus mempunyai pekerjaan. Lebih parahnya lagi terdapat mahasiswa yang tidak memberikan contoh yang baik bagi masyarakat melainkan lebih banyak berorientasi pada hedonisme. Sangat disayangkan sekali jika sebuah penyandang mahasiswa pola pemikiran dan sikapnya seperti itu, dunia mahasiswa ini amatlah luas setiap orang dapat mengekspresikan dirinya sendiri sesuai kemampuannya dan soft skill setiap mahasiswa pun dapat di asah pada masa ini.
            Dalam pengembangan mahasiswanya setiap  perguruan tinggi mungkin sudah menyediakan fasilitas agar digunakan untuk kegiatan-kegiatan kemahasiswaan bukan hanya kegiatan akademik saja. Salah satunya yang menyediakan fasilitas kemahasiswaan yaitu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta Universitas Islam Indonesia, yang memberikan  fasilitas berupa SCC dengan kepanjangannya yaitu Student Convention Centre, yang dapat dijadikan pusat kegiatan bagi para pelajar, masyarakat umum dan khusunya mahasisiwa UII sendiri.  Dalam regulasi manajerial Student Convention Centre pasal 5 disebutkan bahwa tujuan bagi gedung SCC UII ini yaitu Pertama, SCC dijadikan sebagai sarana aktualisasi bagi aktivis lembaga mahasiswa UII. Kedua, meningkatkan peran serta mahasiswa dalam pengembangan mutu akademik. Ketiga, SCC dijadikan sebagai tempat pusat kegiatan bagi mahasiswa UII. Keempat, SCC digunakan sebagai tempat melaksanakan kegiatan bagi mahasiswa umum dan masyarakat luas. Dan kelima, SCC turut mempercepat tercapainya visi dan misi UII.
            Dengan tujuan dan manfaat di atas maka fasilitas berupa gedung SCC dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi para mahasiswa seperti kegiatan seminar, diskusi, pelatihan atau training dan hal-hal yang menumbuh kembangkan sikap kepemimpinan bagi kalangan pemuda khususnya mahasiswa apalagi UII ini terlahir dari para pahlawan bangsa Indonesia. Berupa  adanya gedung SCC UII juga dapat dibentuk pelatihan-pelatihan seperti sanggar seni atau pelatihan pengembangan seni budaya Indonesia, karena dapat dilihat masih kurangnya kegiatan  mengenai seni budaya di UII, walaupun ada akan tetapi belum banyak fasilitas yang didapatakannya. Sedangkan jika di lihat pelatihan seni budaya dapat dijadikan wadah untuk memajukan bangsa ini apabila diperkenalkan ke bangsa lain dan juga dapat dijadikan sebagai prestasi bagi UII sendiri jika mahasiswa UII dilatih dan dikembangkan. Dari semuanya yang terpenting adalah dapat mengembalikan peran mahasiswa dalam memberikan perubahan bagi bangsa dan negara Indonesia.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar